Rabu, 03 Februari 2010

"Rest In Peace......"

tgl 28 januari (7 bulan setelah kematian suamiku tersayang)kemarin aku kehilangan mertuaku laki-laki (ayah alm suamiku),ini pengalaman kedua aku kehilangan orang terdekatku, di depan mataku suamiku menghembuskan nafasnya terakhir dan didepan mataku juga mertuaku menghembuskan nafasnya yg terakhir, setelah melihat itu aku lari ke gang rumah sakit ke tempat suamiku juga meninggal...aku menangis sambil mencari suamiku memanggil-manggil suamiku........
aku kehilangan mreka ......perih...
aku melewati kembali rumah sekit itu dengan kejadian yang sama....jalan yang sama....saat aku menunggui jenajah dibersihkan aku duduk di tempat yang sama tempat aku menunggui suamiku dulu....aku kalah ...aku ga sanggup....naik ambulan mengantar jenajah...mendengar tangisan sekitarku...disalami...dihibur...dan yang paling menyakitkan saat aku harus berdiri ditempat pemakaman mertuaku yang bersebelahan dengan suamiku, seandainya waktu bisa kuhentikan aku ga ingin melewati hari lagi...
tapi.......
sudahlah...
waktu terus berjalan.....
pesan2 rohani saat aku kuliah menjadi kekuatanku
hanya itu ga ada yang lain, aku beruntung ada keluarga yang menguatkanku dan ada seseorang yang memberi hatinya menemaniku melewati masa2 sulit...aku mengasihi dia...,
kumenangis sambil berdoa seolah aku adalah orang yang kalah....
aku mau bangkit ..dengan segala kesadaranku....

sekarang aku belajar untuk dapat memperhatikan bukan diperhatikan..., dengan menguatkan bukan dikuatkan......dengan menghibur bukan dihibur...dengan begitu aku mendapatkan semua karna hidup ini terlalu singkat untuk disia siakan dengan kesedihan....
keep spirit....

Tidak ada komentar:

sweet ^_*

Cari Blog Ini

Friska mery Sinaga

1000 dolok adalah nama sebuah desa di Kab. Simalungun, ada yang bilang kata itu berasal dari kata 1000 dan dolok, dimana dolok artinya adalah gunung, jadi desa itu adalah desa 1000 gunung, kali mungkin karna disana banyak bukit2 kecil, dan daerahnya berada diatas ketinggian yang lebih dibanding desa sekitar, sehingga hawa di desa itu sangaat dingin, jadi jangan heran klu melihat banyak orang memakai sarung saban hari, sarung bahasa khasnya adalah mandar...., desa kelahiran ku....suasana dinginku tetapi dapat menghangatkan klu ngeliat hasil sayur sayurannya..............