
bermain bersama melepas penat....
......Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita....
Teman,ini satu cerita yang bisa bahan renungan. Apa yang anda tangkap merupakan cerminan apa yang anda mengerti tentang cinta, setiap orang bisa berbeda pendapat dalam menyikapi cerita ini. Selamat membaca :
Seorang napi baru kabur dari penjara setelah dipenjara 15 tahun. Dalam perjalanan kabur, dia menemui sebuah rumah dan mendobrak masuk ke dalamnya untuk mencari uang dan senjata. Tetapi yang ditemukan hanya sepasang suami istri muda yang sedang tidur di atas ranjang.
Napi itu memerintahkan yg laki2 turun dari ranjang dan mengikatnya dikursi. Kemudian sambil mengikat yg perempuan ke ranjang, napi itu mencium lehernya, lalu bergegas ke kamar mandi.
Sementara si napi berada di kamar mandi, sang suami berbisik ke istrinya: “Ma, org ini napi yg kabur dr penjara. Lihat saja baju yg dipakai, dia mungkin sudah lama dipenjara dan belom pernah melihat wanita dalam waktu lama. Aku lihat bagaimana tadi dia mencium lehermu. Jika dia ingin berhubungan seks denganmu, jgn tolak, jgn mengeluh, lakukan sesuai keinginan dia, berikan kepuasan. Orang ini berbahaya, jika marah, dia bisa membunuh kita. Jadi bertahanlah sayang.. Aku mencintaimu..”
Balas sang istri, “Dia tidak mencium leherku. Tapi dia berbisik ke telingaku. Dia bilang dia homo dan menurutnya kamu seksi sekali dan bertanya apakah kita punya krim di kamar mandi. Jgn tolak, jgn mengeluh, lakukan sesuai keinginan dia, berikan kepuasan Bertahanlah sayang. Aku mencintaimu juga !…”
soulmate Anda?Berikut ini Tips menentukan apakah si dia adalah cinta sejati Anda:
1. Ia Sahabat Terbaik Anda. Saat Anda sedang mengalami kesulitan, yang pertama kali terlintas di kepala Anda adalah dirinya. Ia pandai menenangkan hati Anda. Begitu pun ketika bahagia, Anda tahu kepada siapa kebahagiaan itu akan dibagi. Pendek kata,ia selalu hadir dalam situasi apapun. Tidak ada orang yang lebih baik ntuk mengisi peran ini daripada pasangan Anda. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut hidup.
2. Punya Banyak Kesamaan. Hasil penelitian mengungkapkan pernikahan yang paling stabil adalah pernikahan yang melibatkan 2 orang dengan banyak kesamaan. Tidak terlalu penting jenis kesamaannya, tapi semua ini merupakan modal untuk langgengnya sebuah hubungan. Rahasia pasangan sejati adalah manakala Anda bisa menikmati bersama semua aspek kehidupan. Tidak butuh orang lain untuk membuat kalian bahagia. Apakah Anda sudah merasakannya? Jika ‘Ya’, jangan lepaskan dia.
3. Kepentingan Anda adalah Segalanya. “Cinta dimulai ketika seseorang menemukan bahwa kebutuhan orang lain, sama denga kebutuhan sendiri” (Harry Stack Sullivan). Dari bahasa tubuh dan sikapnya selama ini, terlihat jelas, si dia memperlakukan Anda sebagai orang terpenting dalam hidupnya, bahkan seringkali dia lebih mementingkan kebutuhan Anda ketimbang dirinya. Bila Anda melihat potensi itu pada dirinya, mungkin dialah lelaki yang Anda cari. Karena cinta abadi melibatkan komitmen yang rela berkorban demi kebahagiaan pasangan. Dan sepertinya, dia sudah berkorba untuk Anda. Jadi, tunggu apa lagi?
4. Cinta Tak Bersyarat. Coba deh ingat-ingat apakah ia pernah cemberut saat Anda memakai baju yang tidak sesuai dengan seleranya? Atau Anda pernah diacuhkan, ketika memangkas rambut tanpa sepengetahuannya? Bila ya, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk memilih dia menjadi kekasih Anda. Karena cinta sejati adalah cinta yang tak bersyarat, mamu menerima pasangan apa adanya.
5. Mau Mendengarkan. Setiap Anda bicara padanya, tak sedetikpun perhatiannya beralih. Ia pendengar yang baik, orang yang bisa mendengarkan Anda bicara berjam-jam lamanya tanpa rasa bosan, penuh perhatian dan mengerti apa yang Anda inginkan. Sehingga Anda tak perlu mengulang kalimat yang sama berkali-kali da mengatakan, “Kamu ngerti ga sih, apa yang aku bicarakan tadi?”
6. Always On Time. Untuk urusan apapun, dia selalu berusaha tepat waktu. Janji bertemu pukul 19.00, dia sudah ada di tempat setengah jam sebelumnya. Baginya, lebih baik dia yang ‘lumutan’ daripada membiarkan Anda menunggu. Apalagi jika meeting point-nya dirasa tidak familiar dengan Anda.
7. Kontak Batin. Tanpa diucapkan Anda dan pasangan bisa saling tahu cuaca hati masing-masing. Meski bukan paranormal, kalian seperti bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi, serta perasaan pasangan pada situasi dan kondisi tertentu. Bila Anda sudah merasakan hal tersebut terhadapnya, maka Selamat! Mungkin dialah belajan jia Anda.
masalah dlm pernikahan
KOMPAS.com - Pernikahan adalah sebuah institusi. Ketika argumen demi argumen mulai merupakan sebagian besar bentuk komunikasi yang Anda dan dia langsungkan di rumah maupun di luar rumah, tak heran jika Anda dan pasangan mulai merasakan adanya keresahan dalam rumah tangga.
Tak ada satu pernikahan di dunia ini yang sempurna. Bahkan kebanyakan penyebab ketidaksempurnaannya pun sama. Daftar masalah utama dalam sebuah pernikahan tak begitu panjang, dan kebanyakan di antaranya masih bisa diatasi. Apa sajakah permasalahan yang paling sering mengganggu pernikahan? Berikut 10 di antaranya yang ditemui oleh situs askmen.com:
10. Frekuensi seks
Kebanyakan pasangan yang sudah menikah secara periodik berhenti berhubungan intim karena beberapa hal, di antaranya; penolakan, kelelahan, stres, dan lainnya. Ironisnya, melakukan hubungan seksual adalah cara yang menyenangkan untuk melepaskan stres yang menghambat Anda untuk melakukan hubungan seks. Jika kekurangan aktivitas bercinta menambah stres, maka hal tersebut adalah inti masalahnya.
9. Pembagian peran dalam rumah tangga
Zaman dulu, pada saat orangtua kita masih menjadi pasangan baru menikah, mungkin saja masih berada dalam stigma, pria harus bekerja mencari nafkah sementara wanitanya di rumah dan mengurus rumah. Padahal, pada kenyataannya, pria pun seharusnya juga memiliki tugas kerja di rumah juga.
8. Tidak merawat diri
Hal ini sering terjadi terutama pada wanita, meski pada pria pun tak sedikit terjadi. Ada banyak penyebabnya. Cobalah untuk menghargai tubuh Anda dengan selalu merawatnya.
7. Tak ingin memiliki anak
Banyak pria dan wanita melihat pernikahan adalah sebuah konsekuensi pernikahan. Keputusan untuk memiliki anak atau tidak merupakan sebuah keputusan yang besar. Wajar jika seseorang merasa tak siap untuk memiliki anak.
6. Perbedaan dalam mendidik anak
Ketika Anda sudah memiliki keturunan, akan ada perbedaan antara Anda dan pasangan dalam keinginan cara mendidik anak. Usahakan untuk berada dalam koridor yang sama dengan pasangan untuk hal mendidik anak agar si anak tidak bingung harus mengikuti peraturan siapa. Namun, secara umum, asalkan orangtuanya selalu menyayanginya, anak akan tumbuh baik.
5. Ketidakmampuan untuk memiliki keturunan
Ketidaksuburan masih dipandang sebagai hal yang tabu di masyarakat kita. Padahal, hal tersebut bukanlah salah siapa-siapa. Tak seperti permasalahan lainnya yang ada dalam daftar ini, hal yang satu ini tak bisa diubah. Akan lebih baik jika sebuah pasangan sudah membicarakan hal seputar anak dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di sekitarnya sebelum berupaya untuk memiliki anak agar lebih mudah untuk menghadapi apa pun yang ada di depan.
4. Mertua dan ipar
Anda pasti sudah sering mendengar, bahwa mertua bisa jadi pengganggu yang menyebabkan runyamnya sebuah rumah tangga. Begitu halnya dengan ulah ipar. Bisa jadi karena perbedaan cara pandang, norma, dan nilai yang berbeda bisa membuat kita menilai keluarga si pasangan sedikit di luar batas kewajaran. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mentolerir kebiasaan dan adab mertua atau ipar yang amat bertolak belakang tersebut. Tentunya dibutuhkan kesepakatan dengan pasangan pula untuk menjalaninya.
3. Stres seputar rumah
Menikah bisa berarti memiliki tempat tinggal sendiri. Bisa dengan membeli rumah baru atau menyewa tempat tinggal. Dengan tinggal di tempat sendiri berarti akan ada stres dan tekanan baru. Yang pertama, membeli rumah itu tidak murah, selain harus membayar cicilan, harus memikirkan pula pajak bangunan, dan biaya perawatannya. Sebelum memutuskan untuk membeli rumah, pikirkan apakah Anda benar-benar sanggup membiayainya.
2. Stres finansial
Sumber permasalahan finansial bisa datang dari banyak hal. Hal finansial bisa jadi merupakan masalah terutama yang diributkan pasangan. Satu cara untuk menyelesaikannya adalah dengan membicarakannya. Jujurlah dengan pasangan mengenai masalah keuangan yang dihadapi dan seberapa banyak aset yang dimiliki. Jangan pula menutupi pengeluaran yang telah dilakukan.
1. B-O-S-A-N
Melalui setiap saat bersama orang yang sama seumur hidup bisa jadi hal yang menakutkan untuk sebagian besar orang. Tak heran jika salah satu dari Anda atau malah keduanya mengalami kebosanan. Sudah bisa dipastikan, dalam sebuah pernikahan pasti akan terbentur dengan rasa bosan. Namun, jangan pandang kebosanan akan rutinitas menjadi suatu momok. Lakukan sesuatu untuk membuatnya kembali bergairah. Misal, travelling bersama, atau melakukan kegiatan bersama pasangan, atau mencoba hal-hal baru dalam kehidupan bercinta.
Blogger Templates created by Deluxe TemplatesDesign by:friska sinaga
Wordpress by Templatelite
Copyright 2010 Musa Sadr
All rights reserved.
Powered by Blogger
Tidak ada komentar:
Posting Komentar