Jumat, 26 Maret 2010
cerita teman lamaku...(by. Richard sinaga)
karena sudah lelah berjalan,akhirnya kami putuskan untuk berhenti di depan sebuah market,"kayaknya kamu makin kurus aja cat",katanya sambil memalingkan wajahnya melihat orang yang lalu lalang di depan kami,mungkin itu kalimat pertama yang dia ucapkan dan mungkin untuk yang terakhir untuk aku dengar,sebelum kami benar benar berpisah,karena sudah terlalu larut ahirnya kami putuskan untuk pulang ke tempat kami masing masing,di perjalanan aku renungkan cerita yang dia ucapkan kepadaku,"tadinya aku mengira semua ini adalah kebetulan belaka,kemarin aku sakit sehingga aku tinggalkan tempat kerjaku dan memulai usaha sendiri,ternyata itu adalah awal dari semua bencana itu,tau gak cat,ternyata usaha sendiri itu tidak segampang yang aku pikir,satu demi satu aset yang kumiliki ku jual,termasuk mobil bahkan motor kesayangnku untuk menutupi utang utangku karena aku tidak memiliki penghasilan yang tetap,itu belum berakhir,aku di tagih uang sewa rumah tempat usahaku karena belum aku bayar,bukan cuman itu,untuk makan sehari hari aja aku terpaksa mengirit,makanya kita jalan i ni bukan karena aku pelit,yah..emang gak ada lagi duit aku",sambil meminup air mineral yang baru kami beli di simpang jalan"kutatp wajahnya yang dulu penuh dengan ambisi,kini tatapannya kosong,sambil memutar mutar gelas air mineral dia meneruskan ceritanya,"yang lebih parah lagi pacar aku sendiri tidak mau berbagi dengan aku,yang dulu katanya ada selalu untukku,tapi sekarang mana..?tapi tau gak cat,semua itu itu bukan salah mereka,bukan salah pacarku juga ,bukan salah keadaan,bukan salah waktu,aku sudah berusaha untuk menjaganya ternyta percuma,aku tak mampu untuk menghalau semua keadaan ini,awalnya aku gak terima semua ini,ada rasa marah dalam diriku,tapi tidak tau ke siapa,tau gak cat,kalu aku pikir pikir bisa uring uringan,ahirnya dengan merelakan semua nya aku merasa sedikit lebih baik ku pasrahkan semua yang dulu pernah kumiliki,memang tidak segampang pengucapannya,kalau kau belum mengalaminya mungkin kau gak percaya,tapi sebagai teman lama,mungkin ada yang bisa kau ambil hikmahnya,sebelum kamu benar benar menghadapi seperti yang ku alami",aku hanya tertegun diam tak banyak komentar,aku gak tau apa yang aku harus ucapkan ke dia,lama kami saling terdiam sibuk dengan pikiran kami masing masing,dan sampai kami putuskan untuk berpisah,tak terasa angkot yang kunaiki sudah mendekati tujuanku,aku memang lebih beruntung dari dia,semua masih aku miliki,tapi taukah kau kawan,rasa besar hati dan lapang dadamu untuk menerima keadaan itu yang belum aku punya,tapi sekarang aku mulai belajar untuk menerima kegagalan,dan aku sudah memantapkan tujuanku,dan akan belajar melupakan,setelah turun dari kenderaan angkutan kota yang kutumpangi,kupandangi terus hingga dia terus melaju dan hilang di kegelapan....
........................................................................(ugh...MANTAPPP)
( Medan 08 JANUARI 10 )
........................................................................(ugh...MANTAPPP)
( Medan 08 JANUARI 10 )
sweet ^_*
Cari Blog Ini
Friska mery Sinaga
1000 dolok adalah nama sebuah desa di Kab. Simalungun, ada yang bilang kata itu berasal dari kata 1000 dan dolok, dimana dolok artinya adalah gunung, jadi desa itu adalah desa 1000 gunung, kali mungkin karna disana banyak bukit2 kecil, dan daerahnya berada diatas ketinggian yang lebih dibanding desa sekitar, sehingga hawa di desa itu sangaat dingin, jadi jangan heran klu melihat banyak orang memakai sarung saban hari, sarung bahasa khasnya adalah mandar...., desa kelahiran ku....suasana dinginku tetapi dapat menghangatkan klu ngeliat hasil sayur sayurannya..............

Tidak ada komentar:
Posting Komentar